Welcome! سلام

“jika langit adalah
lembaran kertas dan lembayung senja adalah tinta emas,
maka semoga tinta itu akan menuliskan semburat
yang tersembunyi diantara arak-arakan awan kepada langit,
agar dia mampu meng'ejanya








Senin, 17 Desember 2012

Wisdom


Ketika seorang kerdil menerima tingkatan Dan-nya yang pertama,
dia akan segera berlari ke rumahnya
dan berteriak sekeras-kerasnya kepada semua orang
bahwa dia sudah mendapatkan Dan pertamanya.


Ketika dia menerima Dan II,
dia akan memanjat atap rumahnya
dan berteriak kepada orang-orang
bahwa ia sekarang memegang Dan dua.


Ketika dia menerima Dan III,
dia akan melompat ke mobilnya
dan berpawai melewati kota dengan membunyikan terompet,
memberitahu semua orang tentang Dan III nya.

¸,¤°´'`°•.¸¸.•°´'`°¤,¸ ¸,¤°´'`°•.¸¸.•°´'`°¤,¸

Ketika seorang bijak menerima Dan-nya yang pertama,
dia akan menundukkan kepalanya
dengan diliputi penuh rasa terima kasih.


Ketika dia menerima Dan II,
dia akan menundukkan kepala dan bahunya.


Ketika dia menerima Dan III,
dia akan menundukkan kepala, bahu dan pinggangnya,
selanjutnya diam-diam berjalan di sisi dinding,
sehingga orang-orang tidak akan melihat atau memperhatikannya.



¸,¤°´'`°•.¸¸.•°´'`°¤,¸ ¸,¤°´'`°•.¸¸.•°´'`°¤,¸

Untuk mendapat seratus kemenangan dalam seratus pertarungan
bukanlah kema
mpuan yang tertinggi.
Untuk menaklukkan lawan tanpa bertarung
adalah kemampuan y
ang tertinggi.

(Gichin Funakoshi - My Way of Life)

Osu

Pedang Samurai Vs Pedang Ninja



Serupa tapi tak sama. Begitulah kedua senjata tajam khas tradisional Jepang ini. Senjata itu adalah pedang Samurai alias katana dan pedang Ninja alias Ninja To. Sekilas memang mirip, namun jika dicermati ada beberapa perbedaan secara fisik.

Perbedaan yang nyata adalah dari segi ukuran panjang. Katana lebih panjang dari Ninja To. Jika Katana umumnya berukuran panjang 70-90 cm, sedangkan Ninja To panjang 60 cm.

Dari segi bentuk, Katana lebih melengkung daripada Ninja To yang ujudnya cenderung lurus. Bahan besi kedua pedang tersebut juga memiliki warna berbeda. Katana putih mengkilat, sedangkan Ninja To warnanya kehitaman (sesuai warna Ninja) tidak mengkilat namun sama-sama tajam dengan Katana.

Di bagian gagang atau pegangan, pelindung tangan dari tebasan lawan yang dinamakan tsuba, juga berbeda. Tsuba pada Katana umumnya berbentuk bulat sementara Ninja To menggunakan tsuba berbentuk kotak.

Meski berbeda tetapi berasal dari ujud yang sama.

Ihwal sejarah Ninja To ternyata berasal dari Katana. Pedang para Ninja itu merupakan modifikasi dari Katana. Bahan pedang dipungut dari sisa perang kaum Samurai. Kemudian dipotong lebih pendek dan disesuaikan dengan keperluan para Ninja agar mudah dibawa.

Menurut San Moon, praktisi seni beladiri Ninjutsu di tanah air, bentuk Ninja To merupakan adopsi dari pedang China (pedang Tai Chi). Pedang China itu lurus kecuali golok. Pedang ninjutsu juga lurus karena gabungan ilmu Tiong Kok dan Ilmu Jepang.

Satu lagi beda kedua pedang ini. Para Samurai membawa dua pedang berselip di pinggang, satu katana dan satu lagi berukuran lebih pendek. Sementara para Shinobi alias Ninja hanya membawa satu pedang dengan penempatan diikat di punggung

Sabtu, 15 Desember 2012

King of Bollywood ^Shahrukh Khan^


                  ¸.•.¸ДѕѕаІамц 'аІаікцм¸.

Shahrukh Khan lahir di New Delhi, 2 November 1965.
Lahir dari sebuah keluarga muslim, Shahrukh berarti
"Muka Sang Raja".

Ayahnya, Taj Mohammed Khan, adalah seorang pejuang kemerdekaan India. Sedangkan ibunya Lateef Fatima,
seorang anak angkat dari Jenderal Shah Nawaz Khan.

Shahrukh Khan Menjalani kuliah S-1 di jurusan ekonomi pada sebuah universitas di India, dan S-2 komunikasi pada sebuah universitas Islam di India. Memulai debutnya sebagai aktor sejak masih duduk di bangku kuliah.



Dilahirkan dengan nama yang berarti muka Sang Raja, Shahrukh Khan pun ternyata berhasil menjadi salah satu orang terkenal sejagad. Dia juga menjadi salah satu pesohor yang selalu mengagungkan persabahatan.

Di India sebenarnya banyak pesohor yang memiliki nama keluarga Khan, seperti Salman Khan, Aamir Khan, dan Saif Ali Khan. Namun, hanya Shahrukh Khan yang sepertinya mampu menjadi ikon dari Bollywood. Tayangan hiburan E! pernah memasukkan Shahrukh Khan dalam deretan 101 Lelaki Bertubuh Hot.

Majalah Time memasukkan Shahrukh Khan dalam deretan 20 Pahlawan dari Asia yang berusia di bawah 40 tahun. Belum lagi jika dilihat dari gelar yang diperoleh secara non formal seperti King of Bollywood, The Tom Cruise from India, King Khan dan sebagainya. Khan adalah sosok yang mampu mewakili kesuksesan Bollywood menggantikan tokoh generasi sebelumnya, Amitabh Bhachchan.

Menurut Shahrukh Khan, jika ditelisik lebih jauh keluarga ayah dan ibunya berasal dari Afganistan. Sejak kecil, belum terbersit bahwa hidupnya akan sukses jika menjalani karier di dunia hiburan. Minat Shahrukh Khan pada seni peran mulai muncul saat ia kuliah di Mass Communications di Universitas Jamia Millia Islamia. Ia mulai muncul ke industri hiburan sekitar tahun 1988 saat membintangi film televisi berjudul Fauji. Sejak saat itu, Shahrukh Khan mulai sering muncul dalam film-film televisi termasuk Circus pada tahun 1989.


Shahrukh Khan mulai membintangi film layar lebar sekitar tahun 1992 dalam film berjudul Deevana. Film pertama Shahrukh Khan ini sempat menjadi box office dan melambungkan nama Shahrukh Khan ke jajaran aktor-aktor Bollywood yang diperhitungkan. Sampai saat ini tak kurang dari 67 film sudah dibintangi aktor ini termasuk Kuch Kuch Hota Hai, Mohabbatein, dan Rab Ne Bana Di Jodi.

Shahrukh Khan bukan sekadar aktor atau sutradara. Ia sudah menjadi legenda film Bollywood. Sampai saat ini saja tak kurang dari 59 penghargaan sudah diraihnya termasuk dari Filmfare Award, Star Screen Award, International Indian Film Academy Award, Zee Cine Award, Bollywood Movie Award, Global Indian Film Award, dan Apsara Film & Television Producers Guild Award.

Namun jika ditanya kuncinya mendapatkan kesuksesan, Shahrukh selalu menyebutkan dua hal yang paling penting, kerja keras dan menjaga persahabatan. Kerja keras yang disebut-sebut sebagai
kunci bahkan sering kali meminta korban pada tubuhnya sendiri. Tak jarang Shahrukh harus mengalami kesakitan akibat kecelakaan saat syuting.

Belum lama ini ia mengalami kecelakaan saat syuting film terbarunya, DON 2. Bintang My Name Is Khan ini harus melakukan sebuah adegan berbahaya menggunakan kabel. Sayangnya, Khan terjatuh dan menghantam tanah, yang menyebabkan punggung dan sikunya terluka. Walau terluka, Khan 'ngotot' melanjutkan syuting, yang berbuah pahit keesokan harinya. Khan dikabarkan mengalami rasa sakit yang parah akibat kecelakaan syuting, sampai dia tidak bisa menghadiri sesi latihan untuk penampilannya dalam Global Indian Film and TV Awards.

Persahabatan menjadi kunci yang lain dari kesuksesan hidupnya. Lewat persahabatan, Shahrukh Khan mampu mengembangkan kariernya. Ia tak hanya terlibat dalam satu rumah poduksi saja, tapi juga beberapa rumah produksi. “Saya tak akan pernah bisa membayar apa yang telah mereka (fans) lakukan untuk saya. Mereka telah memberikan cinta kepada saya,” ujar Khan beberapa waktu lalu.

Demikianlah, Khan selalu memaknai berbagai hal yang bisa meningkatkan hubungan antar manusia. Namun, bukan berarti Khan manusia sempurna yang tanpa cacat. Dalam hubungan persahabatan saja, Khan ternyata sempat memiliki "musuh". Ia ternyata pernah menyakiti perasaan aktris Aishwarya Ray. Khan tanpa belas kasihan mendepak Ray dari rumah produksi miliknya beberapa tahun lalu. Shahrukh Khan disebut-sebut mengata-ngatai dengan kalimat yang yang tajam. Bahkan seperti dikutip Femalefirst, Ray pun bersumpah tidak akan pernah melupakan kejadian tersebut.

Hubungan mereka tambah buruk saat Khan bersama sang istri Gauri Khan memutuskan untuk tidak menghadiri pernikahan Ray dan Abhishek Bachan pada 21 April 2007. Setelah perang urat syaraf bertahun-tahun, hubungan Khan dengan Ray mencair saat bertemu di acara ulang tahun Karan Johar, pemandu acara terkenal di India, pada hari Senin, 25 Mei 2009.

Dalam kehidupan pribadi, Shahrukh termasuk orang yang terbuka. Saat membesarkan kedua anaknya, Aryan Khan dan Suhana Khan ia tidak memaksakan pada satu pandangan, meski ia dan isterinya berbeda agama. Gauri Khan adalah wanita yang lahir dan besar dalam ajaran Hindu. “Dua ajaran itu kami gunakan untuk membesarkan mereka,” ujar Khan.

FilmMy Name is Khan (2010)
Main Hoon Na (2004)
Chalte Chalte (2003)
Kabhi Kushi Kabhie Gham (2001)
Mohabbatein (2000)
Kuch Kuch Hota Hai (1998)
Dilawale Dulhania Le Jayenge (1995)
kal ho na hoo (2004)
Kabhi Alvida Naa Kehna [2006]
Rab Ne Bana Di Jodi [2008]
Josh [2000]
Dil To Pagal hai[1998]
Duplicate[1998]
Dil Se[1998]
Koyla[1997]
Devdas[2002]

ProduserPhir Bhi Dil Hai Hindustani (2000)
Asoka (2001)
Chalte Chalte (2003)
Main Hoon Na (2004)
Kaal (2005)
Paheli (2005)
Om Shanti Om (2007)
Billu (2009)
Always Kabhi Kabhi (2011)
Ra.One (2011)

Selasa, 11 Desember 2012

Belajar Membaca


Suatu ketika aku pernah bertanya kepada ayahku.
“Bagaimana aku bisa mengenal Allah ?”
Ia menjawab,”semuanya telah dengan jelas dipaparkan dalam kalimah pertama wahyu”.
aku yang masih dalam kebingungan bertanya lagi, “hah ?Yang mana ?”.
Dengan sedikita bercanda ia balik bertanya,” gak pernah baca al-qur’an ya ?”.
“ya pernah lah pa”, jawabku rada-rada kesal.
“lha trus, kalau memang pernah kok malah ngga tau ?”. Jawaban yang serasa memojokkan.
“udah lah pa, jelasin aja”, pintaku penuh ketidak sabaran.

“ayat pertama wahyu adalah bacalah, dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Tapi disitu tidak disebutkan apa yang disuruh baca, benar ngga ?”
“iya, benar”, jawabku.
“salah, disitu jelas-jelas disebutkan apa yang harus dibaca”,si bapak melanjutkan.
“kan ada kata-kata Yang menciptakan, artinya kita disuruh baca ciptaan-ciptaan Nya. Itulah salah satu cara agar kamu mengenal Allah. Ini namanya mengenal Yang Satu melalui yang banyak”.
“Lalu pada kalimah kedua, secara lebih spesifik dijelaskan lagi menciptakan manusia dari segumpal darah. Jika kalimah pertama dan kedua dijelaskan, maka untuk mengenal Sang pencipta kita harus terlebih dahulu membaca sang ciptaan“.
Lalu si bapak diam sejenak dan memperhatikan kerutan-kerutan di muka ku yang menandakan bahwa aku sedang berpikir keras.
Lantas si bapak bertanya,”bagaimana ?Mengerti ?”.
“iya, ngerti. Jika ingin mengenal Allah, maka harus mengenal manusia. Tapi gimana caranya “,tanyaku menuntut penjelasan.

“Balik lagi ke kalimah pertama bacalah, dengan nama Tuhanmu yang menciptakan.
Jelas ?”.
“ngga ngerti”, jawabku masih kebingungan.
Lalu si bapak bertanya, “siapa nama Tuhanmu ?”.
“Allah “, jawabku.
“Allah itu nama Tuhan atau Tuhannya ?”,si bapak bertanya lagi.

Otakku serasa copot dari tempatnya. Kepanikan dan rasa kosong benar-benar menyergapku.

Melihat kekosongan pikiranku, ia kemudian berkata,”ah sudah gak usah dipikirkan. Kita mulai dari yang ringan-ringan saja dulu. Apa nama yang paling akrab bagi Allah ?”.
“Ar-rahman dan Ar-rahim”,jawabku.
“apa artinya?”, si bapak nanya lagi.
“Pengasih dan Penyayang”, jawabku mencoba menyesuaikan diri.

“Artinya, jika kamu ingin mengenal Allah maka kamu harus melihat sifatNya tersebut dalam diri manusia. Perhatikanlah manusia itu sampai kamu menemukan betapa sifat Nya itu selalu menaungi manusia. Setelah itu baru kamu melanjutkan dengan memperhatikan “sesuatu” yang Ia ciptakan sendiri murni dengan “tanganNya” tanpa melibatkan pihak lain “, lanjut si bapak menjelaskan.

“Lho, memang apa pihak lain juga ikut terlibat dalam penciptaan ?Bukankah Allah Yang menciptakan semuanya ?”, aku menuntut karena terasa ada kejanggalan, jangan-jangan si bapak dah nyasar ini.

“Tentu saja ada, lihatlah dalam penciptaan makhluk yang disebut manusia saja misalnya. Disitu terdapat peran para malaikat, merekalah yang mengumpulkan unsur-unsur yang hendak dibentuk. Walaupun atas perintah dan izin dari Nya, tetap saja ada “campur tangan” dari pihak lain. Setelah itu manusia sekarang tercipta melalui peranan orang tua, disitu juga telah ada “campur tangan makhluk”. Gimana, ngerti ?”, si bapak memastikan.
Tanpa menjawab pertanyaan si bapak, aku bertanya, “lalu apa yang diciptakan oleh tangan Allah sendiri ?”.

“untuk menjawabnya kita mengutip kembali kalimah Allah yang lain yang berbunyi Fa`idzaa sawwaituhu wa nafakhtu fiihi min ruuhii faqa`uu lahu saajidiina”,…..Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.
Inilah yang diciptakan oleh tangan Nya sendiri. Inilah yang dimaksud ketika Ia berkata kepada para malaikat bahwa Ia mengetahui apa yang mereka tidak ketahui, inilah hal yang dirahasiakan Nya bahkan kepada para malaikat terdekat Nya. Inilah yang membuat manusia jadi lebih mulia daripada makhluk lainnya.
al-ruh. Ingat, ruh yang kita bicarakan disini berbeda dengan ruh yg berada dalam pemahamanmu. Ruh ini juga yang dimaksudkan dalam perkataan sesungguhnya pengetahuan tentang ruh itu berada di sisi Tuhanku.Hanya Ia yang tahu tentang rahasia al-ruh ini”, lanjut si bapak menjelaskan.

Sejenak kami terdiam, ia membiarkan aku mencerna kata-kata yang disampaikannya.
Dengan nada setengah ragu aku bertanya, “jika tidak ada yang mengerti rahasianya, bagaimana mungkin aku bisa belajar ?”.
“Allah yang akan mengajarimu”, jawabnya penuh percaya diri.
“Allah ??Bagaimana caranya ?Mana mungkin itu bisa terjadi ?”, kali ini aku benar-benar ragu.
sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui, itu adalah kalam Nya. Ingatlah kisah tentang Allah mengajarkan hal-hal kepada Adam, namun para malaikat tidak tahu dan tidak dapat mempelajarinya padahal mereka sama-sama berada di suatu tempat yang sama ?Seperti itu juga Ia akan mengajarkanmu “, si bapak mencoba meyakinkan aku.
“tapi ia seorang nabi, sedang aku ?”
“Allah tidak pilih-pilih kasih, Ia maha adil. Ia memberi petunjuk kepada siapa saja. Ia  mengajarkan manusia apa-apa yang tidak ia ketahui. Ingat, dalam firman itu bahwa Allah menyebut manusia, bukan nabi ataupun rasul saja, tapi manusia. Ya caranya berbeda-beda”.

Aku yang masih dalam keraguan kembali bertanya,”Tapi adam telah melihat Allah dan Ia telah bersama-sama Allah di surga”.
“hati-hati, jangan lagi kamu berkata Allah berada di surga. Karena tak ada tempat yang bisa menampung kemuliaan Nya, baik itu dunia ini, akhirat maupun surga tidak akan mampu. Dan ingatlah bahwa makhluk tidak akan sanggup memandang Allah, jadi yang dimaksud adam melihat Allah adalah adam telah melihat sifat-sifat Allah dalam ciptaan Nya, dan itu diibaratkan telah melihat Allah atau melihat kebesaran Nya“.
Banyak sekali yang harus dijelaskan jika kau meminta penjelasan, tapi cobalah kau menjalaninya menurut apa yang telah aku jelaskan InsyaAllah kau akan mengerti dan jika kau memang terpilih maka kau akan sampai di makam tersebut dan akan bertemu dengan Nya. Ketika itu terjadi, segala penjelasan tidak akan ada guna lagi, dan seluruh kata tak akan bisa mengungkapkannya. Mana mungkin kamu mengetahui manisnya gula jika kamu tidak pernah mengecapnya. Yang paling penting adalah keyakian, dan sekarang cukup segini saja dulu. Ingat Allah itu lebih dekat kepadamu dibandingkan urat lehermu sendiri. Dan satu lagi, nabi-nabi dan rasul memang telah habis, tetapi wali-wali dan kekasih-kekasih Nya dan hamba-hamba Nya tak pernah habis.”, kata sang bapak menutup penjelasannya. Kemudian ia melangkah pergi dari hadapanku yang masih terbingung.

Semoga cerita ini ada manfaatnya untuk kita rekan-rekan seperjalanan dalam mengenal Nya, dalam kesempatan lain kita akan membahas lebih lanjut lagi.

Senin, 10 Desember 2012

The Way of Love Rumi


Jejak Cinta Sang Great Master of Sufi
~Jalan para Nabi kita adalah jalan cinta, kita adalah anak-anak cinta dan cinta adalah ibu kita~
Jika aku harus meneruskan keteranganku tentang Cinta,

Walau seratus kebangkitan berlalu, belum juga purna

Oh Cinta yang memiliki seribu nama dan sebuah mangkuk


Anggur-anggur yang manis! Oh engkau diberkati seribu


Kemampuan


"Maulana Jalaluddin Rumi"

♥[̲̅ ̲̅l̲̅σ̲̅v̲̅є̲̅ ̲̅y̲̅σ̲̅υ̲̅ ̲̅]♥[̲̅ ̲̅l̲̅σ̲̅v̲̅є̲̅ ̲̅y̲̅σ̲̅υ̲.


Mari Kemari, Datang… Datanglah Mari Kemari Datanglah

Siapa pun Dirimu. Pengelana, Peragu, dan Pecinta
Mari… Kemari Datanglah Tak Penting Kau Percaya atau Tidak…
Mari Kemari… Datanglah Kami Bukanlah Caravan
Yang Patah Hati... Atau Pintu-Pintu dari Keputus Asa - an,
Mari Kemari, Datanglah... Meski Kau Telah Jatuh Ribuan Kali, meski Kau telah Patahkan Ribuan Janji,
Mari Kemari… Datang... Datanglah Sekali Lagi…

(Mawlana Jalaludin Rumi)
Selamat Datang!
Para Pecinta Mawlana Jalaludin Rumi

Kehidupan Mawlana Jalaludin Rumi, seorang sufi abad XIII yang di Barat dikenal sebagai ‘Rumi’, terdokumentasi dengan baik. Penulis biografinya yang pertama, yaitu Sultan Walad yang merupakan putra Mawlana Jalaludin Rumi, selanjutnya pada abad XIV Syamsuddin Aflaki menulis hagiografinya.

Rumi adalah pijar cahaya, yang nyalanya menyebar lewat kata-kata bijak yang ia wariskan. Lebih dari teks-teks lain mana pun, warisannya itu berupa kumpulan puisi monumental.

Jalaludin (secara harfiah berarti, ‘Keagungan Agama’) tidak pernah pulih dari pengaruh pertemuannya dengan Syams (‘matahari’) dari Tabriz. Dalam usahanya untuk mengungkapkan wawasan spiritualnya dia menyalurkannya lewat beribu-ribu syair, yang disenandungkan secara spontan yang kemudian dicatat oleh para santrinya. Walau karyanya yang belakangan, Matsnawi, dihubungkan dengan al-Qur’an nerkenaan dengan arti spiritualnya, dia tidak terlalu menyukai kata-katanya sendiri; syair itu diucapkannya semata-mata karena orang menuntut adanya kata-kata yang terlontar dari dirinya maka dia pun menguraikan seluruh wawasan spiritualnya lewat syair-syair itu. Kata-kata yang indah dan bijaksana, bisa menunjuk kepada Allah, tapi tak satu kata pun yang bisa membawamu kepadaNya. Kita harus melanjutkan akhir perjalanan itu dalam diam, karena jalan sufi adalah jalan cinta, dan cinta yang sebenarnya senantiasa mengatup mulut.

Makam Mawlana Jalaludin Rumi
TULISAN DI BATU NISAN JALALUDDIN AR-RUMI
Ketika kita mati, jangan cari pusara kita di bumi, tetapi carilah di hati manusia.