Welcome! سلام

ღ“jika langit adalah
lembaran kertas dan lembayung senja adalah tinta emas,
maka semoga tinta itu akan menuliskan semburat
yang tersembunyi diantara arak-arakan awan kepada langit,
agar dia mampu meng'ejanya
”ღ








Tampilkan postingan dengan label ღஜ۞ஜ FREYA ஜ۞ஜღ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ღஜ۞ஜ FREYA ஜ۞ஜღ. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

Duhai Mawar BerDuri -->Wanita Solehah ^_^ Ini Anda !




Tahukah kau tentang mawar? 
Ia adalah ratunya bunga.
 Simbol ungkapan kasih sayang tak mengenal kasta.
 Mampu singgah di pekarangan jiwa siapa pun, dan tetap cantik menghiasi sudut hati mana pun..,

Tahukah kau tentang mawar?
 Ia bunga segala keadaan..,
Tak menolak ada dalam duka, terlebih suka cita.
 Tepikan jenuh dengan suguhan warna-warninya.
 Semerbakkan wewangian tanpa kau minta..,



Tahukah kau tentang mawar?
Ia refleksi kemandirian.

 Kesejatian bunga yang mampu berdaya sendiri,
terlebih membela dan melindungi diri.

 Itulah mengapa sebabnya ia punya runcing diri..,




Tahukah kau tentang mawar?

 Ia ajarkan tentang ketegaran, pada setiap takdir yang menerpanya.
 Sangat pahami hakikat hidupnya,
 hingga tak pernah mengeluh apalagi takut,
 jika senja datang gugurkan kelopaknya..,
Ya, seperti mawar itu, yang kukuhkan diri dengan warna beraninya.



Perjelas diri dengan ketegasan aura,
dan mencipta pembatas dengan runcing durinya.

 Perpaduan idealis dan naturalis dalam hemogeni kehidupan,
 menjadi begitu elegan, namun tetap layak disebut anggun..,


Subhannallah...

 Mahasempurnanya pencipta mawar.
Pemilik sejati keindahan.
Dialah Allah Swt.
Sungguh, tak ada yang cacat di ciptaNya,
apalagi sia-sia.

 Lalu, pantas saja jika IA meletakkan diriNya
di posisi utama 
dan pertama
pada rasa cinta dan kekaguman manusia.........


























Secebis Kenangan


Pernah ada masa-masa dalam cinta kita
Kita lekat bagai api dan kayu
Bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
Hingga terlambat untuk menginsafi bahawa
Tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu



Pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini
Kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
Merasa menghias langit, menyuburkan bumi,
Dan melukis pelangi
Namun tak sedar,
Hakikatnya kita saling meniadai


Di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyedari
Mungkin hati kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman
Bahkan saling nasihat pun tak lain bagai dua lilin
Saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api



Padahal saat itu, kau sedang dalam kesulitan
Seperti katamu, kau sedang perlu bimbingan
Maka seolah aku telah membiarkan
Orang bisu yang merasakan kepahitan
Menderita sendiri, getir dalam sunyi
==> Ataukah memang sejak dulu begitulah aku? <==




Dan sekarang aku merasa bersalah lagi
Seolah hadirku kini cuma untuk menegur
Hanya mengajukan keberatan, bahkan menyalahkan
Bukan lagi penguatan, bukan lagi uluran tangan
==> Kurasa uluran tanganku yang dulu pun membuat kita
hanya berputar-putar di kubangan yang kau gali itu <==

Senin, 07 Januari 2013

SATU ASA



Memandang hamparan sang megananda...
Dengan baju putih tergerai
Berpijak hamparan awan seputih kapas
Menapaki tangga demi tangga yang tertutup kabut

nun jauh disana kulihat banyak tangan melambai...
Sepasang peri kecil terbang menghampiri
Menuntun jalanku yang semakin lemah

Namun kudengar sayup isak tangis...
memanggilku kembali..
dan gema doa yang tiada henti..
satu bisik itu sangat dekat di telingaku...
Dengan satu asa yang selalu terucap
“Semangatlah  ღﷲ~ ALiF ~ ﷲღ aku membutuhkanmu”
dan akupun terbangun...
Kupandangi satu sinar yg redup...
sepasang mata yang penuh cinta
Penuh kedamaian...
Tuhan...Ijinkan aku ...
Mengabdi kepadanya dan kepada-MU
Karena cinta itu begitu besar
Cinta yang selalu berkumandang
menuju jalan-MU

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Minggu, 23 Desember 2012

Tlah Ku Lepaskan



Ikhlas ku lepaskan segala belenggu yg mengekang jiwa mu..
meski ratap hati tak dapat dipungkiri hanya dengan gelak tawa ku,
ku lunakkan hati yg telah membatu agar ku dapati damainya hidup...


betapa seringnya aku menekan luka yg tak kunjung jua terobati...
saat asa ku rasa kan tiba,namun yg terasa ini hanya asa milik ku saja,

ku genggam erat jiwa yg inginkan bebas,

jiwa yg telah lama berdiri sendiri,layaknya pilar yg tak tergoyahkan,
semakin erat ku ikatkan tali kekang ku agar tak lepas dari jangkauan ku,
tapi apa yg terjadi....


semakin sesak menghimpit diri,
semakin gelisah menghantui kalbu 
dan semakin jauh pilar itu berdiri,
enggan untuk menghampiri lama dihati ku.....


Tersadar ku jika yg ku genggam hanyalah debu ilusi 
bukan makna dari sebuah elegi hati yg bersih lagi
Tali kekang ku hanya membuat luka ku semakin menjadi
asa pun menjadi sia belaka...


kini,,,
Tlah ku buka genggaman erat ku,
meski raga ku memaki jiwa ku yg mulai kelelahan,
Hati yg pernah digoreskan kemunafikannya,
kini ku ikhlaskan untuk mengakhiri kebencian yg aku tanam,


Tlah ku lepaskan tali kekang yg membuat jiwa terjerat kejenuhan
Tlah ku lepaskan genggaman erat yg membuat hancur sebuah jiwa ...
Ikhlas ku lepaskan semua 
Teringi sunyi sendiri ku tapaki jiwa ku yg kini  lelah meniti kalbunya,

Tak kan lg ku gantungkan asa dititian jalan ku
Krn Tlah ku lepaskan semua disaat jiwa ini begitu lelah...

Ternyata.....................




Ternyata...
kadang sendiri itu lebih baik dari bersama..
Ternyata...
memahami itu lebih sulit dari mengerti...
Ternyata...
mendapatkan itu lebih mudah dari pada melepaskan..
Ternyata...
kejujuran itu lebih sakit dari pada kebohongan...
Ternyata...
mencintai itu lebih sulit dari pada di cintai...

dan juga Ternyata...
sendiri membuat manuasia tak mengenal siapa dirinya,
karena yang dia lihat hanyalah bayangan wajahnya yg terpancar di muka cermin..

dan juga Ternyata...
memahami itu lebih mudah jika manusia mau melunakkan hatinya
*oh..betapa sulitnyaaaa

dan juga Ternyata...
mendapatkan itu adalah sebuah perjuangan meskipun dalam waktu yg singkat,,
sama hal nya dengan melepaskan,, keduanya memerlukan tenaga dan pikiran ...

dan juga Ternyata...
kujujuran yg sakit adalah obat yg ampuh untuk hati yg pernah sakit,,
sedang kebohongan yg indah tetap saja akan terasa sakit
meski dihadapkan dgn hati yg masih sehat...

dan juga Ternyata...
mencintai itu adalah hal yg mulia,,
meski terasa sulit utk dijalani....


Ternyata..
Semua kejadian ,peristiwa di dunia ini sudah ada ketetapanNya
tidak ada peristiwa yg tidak di sengaja,,,
lakoni saja dgn hati dan niat yg bersih......

Dengarkan Aku


Betapa banyak kau mengeluh dan berkata.."tak punya apa-apa"..
padahal bumi, langit, dan bintang adalah milikmu..burung yang bernyanyi riang,,,
Air disekitarmu memancar berdecak ,
dan matahari yang diatas kepala mu memandang geram penuh amarah..
Cahaya di kaki dan puncak bukit membangun tanah lapang
yang rata di bukit dan sebentar lg rusak...

Dunia ceria kepada mu,,lalu mengapa kau cemberut..??
dan dia tersenyum kenapa kau tidak tersenyum..??
jika kau sedih dengan kemulian yang telah lalu,
tak kan lagi penyesalan mengembalikannya,
Atau kau murung karena ada musibah,
tapi tak mungkin kau mencegah datangnya musibah.
Jika telah kau lewati masa mudamu jangan kau katakan ...
"zaman telah tua"..sebab zaman tak pernah tua..

Lihatlah masih ada gambar-gambar yg mengintip di balik embun
yang seakan bicara karena indahnya..... ^_^

Selasa, 30 Oktober 2012

Kato Pusako = ILMU

Nan dikatokan ilimu

Adolah kayakinan bapandirian
Jadi katatapan dalam hati
Punyo alas an dalam pikiran

Ilimu ado ampek macamnyo
Partamo ilimu pitunjuak
Kaduo ilmu najwa
Katigo ilmu takwa
Kaampek ilimu rasik

Nan dikatokan ilimu pitunjuak
Pangatahuan nan ditarimo sadang bahadokan
Nan dikatokan ilmu najwa
Ilimu maso lampau disabuik juo ilimu sajarah atau ilimu bakahandak
Nan dikatokan ilimu takwa
Ilimu kajadian nan kadatang atau disabuik juo ilimu bahati hati
Nan dikatokan ilimu rasik,
ilimu nan dating dari nan maha kuaso malalui hati nurani manusia
baiak lahie maupun batin, disabuik juo ilimu kabanaran

sipaik ilimu ado duo macamnyo
partamo ilimu dipahamkan
kaduo ilimu diparangaikan

nan dikatokan ilimu nan dipahamkan
Adolah ilimu nan mamakai taratik sopan,
Umpamo ilimu padi, makin barisi makin runduak

Nan dikatokan ilimu nan diparangaikan
Dima tagak sinan barundiang
Dima duduak sinan mangecek
Bagai sipak anjalai, balun barisi alah mangacambah

Ampek macam ilimu pangatahuan
Partamo ilimu pangatahuan tantang diri
Kaduo ilimu pangatahuan tahu tantang urang lain
Katigo ilimu pangatahuan tahu tantang alam
Kaampek ilimu pangatahuan tahu pado nan kuaso

Nan dikatokan ilimu pangatahuan tantang diri
Manggunokan raso jo pareso, manimbang sakik jo sanang
Kalau dipiciak sakik diawak, diurang baitu pulo
Apo nan tajadi dirasokan pado diri sandiri

Nan dikatokan ilimu pengatahuan tahu tantang urang lain
Dileik pado panyababnyo bagai ilimu mamanciang ikan
Lain lubuak lain ikannyo, lain ikan lain umpannyo
Babagai ragam alan, hitam putiah, tinggi randah,
indak disamo ratokan sajo

Nan dikatokan ilimu pangatahuan, tahu pado alam
Jikok mamarentah dalam kampuang,
Jikok tajadi silang sangketo, tibo di nan sainduak atau nan sapayuang,
Mayalasaikan indak buliah barek sabalah.
Luruik jo adie dipagunokan bana

Nan dikatokan ilimu tahu pado nan kuaso
Tau di asa jo sipaiknyo
Dikajie sipaik nan mustahie sarato jo nan wajib
Basyariaik jo bahakikaiak, batarikaik bamakripaik

Jikok manuntuik ilimu
Kalo Babue jo nan pandai
Kok labiah pandai dari kito
Randah hati nan dipakai
Bialah kaniang baluluak
Asa tanduak lai kamakan
Ilimu padi nan kadipakai
Makin barisi makin runduak

Kok bapikia kapalang aka
Bailimu kapalang paham
Bak alu pancukia duri

Sumber : Buku Kato Pusako AB. DT Majo Indo